Kecerdasan Anak Bergantung Pada Orang Tua

Kecerdasan seorang individu di masa dewasa memang tidak sepenuhnya bergantung pada pendidikan yang diberikan dan pengalaman dijalaninya semasa kecil, namun orang tualah yang merencanakan cara mendidik anak agar cerdas secara tepat agar suatu hari nanti bisa membantu perkembangan anak secara jasmani dan rohani. Sebab tidak semua orang di dunia ini seberuntung Einstein yang kecerdasannya—yang lebih tepat disebut kejeniusan—menonjol atau seperti bapak Habibie yang IQ nya melebihi IQ Einstein pada masa dewasanya.

Eyang Habibie Tercinta...

Eyang Habibie Tercinta…

Sementara semasa kecil hingga remaja ia dianggap memiliki kekurangan pada kemampuan berpikirnya. Kemampuan seorang individu hingga bisa dinilai cerdas bila belajar hingga bisa memahami apa yang dipelajari dan dialami, selain itu sanggup memecahkan masalah menggunakan pertimbangan yang matang sehingga dapat menerapkan apa yang dipelajari.

Kecerdasan seorang anak dapat dikatakan berkembang bila nalar, emosi, dan motoriknya dapat difungsikan dengan baik. Untuk bisa mencapai dan meraih semua itu, makanan, pengalaman, dan aktivitas fisik merupakan faktor penting. Makanan sehat dan bergizi bagi bayi yang dikonsumsi ibu semenjak kehamilan sampai yang diberikan setelah bayi lahir, jelas merupakan salah satu langkah penting dalam cara mendidik anak agar cerdas dengan ikan dan ASI sebagai menu utama. Makanan yang mesti dihindari oleh sang ibu maupun jabang bayi terutama, makanan mengandung bahan-bahan kimiawi berupa pengawet dan pewarna yang melebihi standar aturan yang ditetapkan oleh lembaga kesehatan.

Masih inget ngak dulu pernah makan yang ini??

Masih inget ngak dulu pernah makan yang ini??

Pengalaman untuk mempelajari dan mengalami hal-hal baru jelas menjadi faktor untuk menstimulasi perkembangan kcerdasan otak dan emosi anak. Selain itu, mengajak anak untuk melakukan kegiatan fisik seperti berolahraga, bermain, dan sebagainya, akan mengembangkan kemampuan motorik yang berdaya guna serta merupakan cara mendidik anak agar cerdas.

Dan yang paling utama adalah mengajari anak sedini mungkin tentang agama. Karena agama merupakan landasan hidup yang utama. Tanpa agama, apa jadinya kecerdasan yang di dapatkan oleh seorang anak. Tentu kita sebagai orang tua tidak mau anak kita menyalahgunakan kecerdasannya untuk hal-hal yang bersifat negatif. Mari sama-sama bahu membahu dalam kebaikan supaya kita dapat melahirkan dan membentuk generasi yang berguna bagi agama dan bangsanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s